Bontang. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mencatat sumber–sumber penghasilan negara dari Provinsi Kaltim sangat besar. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Kaltim Iran Noor pada saat berkunjung ke Kota Bontang untuk meresmikan Kantor Samsat Pembantu di Berbas Pantai, pada Selasa (1/9/2020).
Disampaikan Isran Noor, untuk penghasilan ekspor Kaltim sampai dengan bulan Juni 2020 mencapai nilai sebesar $.5.800.000.000 serta untuk nilai impor sebesar $.600.000.000, dengan begitu Kaltim memberikan surplus perdagangan sebesar $.5.200.000.000 yang memberikan kontribusi surplus bagi negara.
“Peran besar dalam ekspor impor yakni juga diberikan dari kota bontang, dimana hasil ekspor di Bontang itu didapat dari ekspor PT Pupuk Kalimantan Timur sehingga ini dapat memperkuat posisi nilai ekspor di Kaltim,” ungkapnya.
Ditambahkan Isran Noor, bahwa peran Kaltim dalam menjaga, memperbaiki, dan menahan resesi memiliki peran yang sangat besar, sehingga dirinya berharap agar tidak terjadi resesi secara dalam dan tidak membuat krisis ekonomi di Indonesia.
“Semua negara saat ini mengalami resesi, dan resesi ini terjadi dan tidak dapat dihindarkan namun tidak dalam krisis,” jelasnya.
Laporan: Yahya
