Hijaukan Lingkungan, Pemprov Kaltim Tanam 1.000 Pohon Buah di Lahan 5.000 Hektar

Samarinda. Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama Forkopimda dan masyarakat perhutanan melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon buah di atas lahan seluas 5.000 hektar, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di areal Pondok Pesantren Al-Bahjah, Jalan Suryanata, Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda ini menjadi langkah nyata Pemprov Kaltim dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan.

Jenis tanaman yang ditanam meliputi durian, jambu, pete, kelengkeng, jeruk, dan mangga, yang dipilih karena memiliki nilai produktif dan ekonomis tinggi. Pohon-pohon tersebut diharapkan dapat mulai menghasilkan dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun mendatang.

Menurut Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Keberadaan pohon di lokasi ini diharapkan dapat menurunkan suhu, menambah keindahan, serta mendorong terwujudnya eko pesantren yang mengintegrasikan nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan,” ujar Rudy Mas’ud.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kaltim, Joko Istanto, menjelaskan bahwa pemilihan bibit pohon produktif dilakukan dengan mempertimbangkan nilai manfaatnya bagi masyarakat.

“Tanaman ini tidak hanya menyejukkan lingkungan, tapi juga dapat menyejahterakan masyarakat melalui hasil buahnya di masa depan,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, Pemprov Kaltim juga menyerahkan penghargaan dan bantuan kepada kelompok tani hutan, masyarakat peduli api, serta mitra polisi hutan, dengan total bantuan mencapai Rp146 miliar.

Ke depan, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk terus memperluas program penanaman pohon produktif, khususnya di lahan hutan milik pemerintah yang berada di wilayah perbatasan antar kota dan provinsi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kalimantan Timur yang hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing lingkungan.

Writer: Riyanti
Exit mobile version