Kaltim Gelar Simulasi Siaga Bencana Hidrometeorologi di Samarinda

Samarinda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar simulasi penanggulangan bencana hidrometeorologi di Folder Air Hitam Samarinda. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana ekstrem yang diperkirakan terjadi pada akhir Desember hingga 2026, sesuai peringatan BMKG APT Pranoto Samarinda.

Simulasi diawali apel siaga bersama dengan melibatkan berbagai instansi, seperti Dinas PUPR, PMI, Basarnas, TNI, Polri, serta para relawan. Dalam latihan tersebut, petugas gabungan melakukan evakuasi cepat terhadap enam korban menggunakan perahu karet. Tim medis juga melatih penanganan darurat bagi korban luka maupun korban yang tidak sadarkan diri sebelum dibawa menuju ambulans.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam memastikan kesiapan semua unsur terkait. Ia juga memastikan alat penunjang kebencanaan yang dimiliki BPBD telah dalam kondisi siap pakai dan memadai.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur ketika bencana benar-benar terjadi. Kami ingin semua pihak sudah paham perannya sehingga tidak bingung saat kondisi darurat,” ujarnya

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Yasir, mengungkapkan bahwa sarana pendukung penanganan bencana juga telah disalurkan ke seluruh daerah. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini BPBD Provinsi Kaltim memiliki sekitar 80 personel yang selalu bersiaga.

“Peralatan dasar penanganan bencana sudah kami berikan ke masing-masing kabupaten dan kota, seperti ekskavator, speedboat, perahu, dan perlengkapan lainnya. Selain personel provinsi, seluruh personel di kabupaten dan kota juga kami pastikan berada dalam kondisi kesiapsiagaan tinggi,” jelasnya.

Dengan adanya simulasi ini, pemerintah berharap seluruh instansi dapat bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kalimantan Timur.

Writer: Riyanti
Exit mobile version