Bontang. Menanggapi insiden kandasnya kapal wisata di atas karang di perairan Bontang Kuala, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPC HPI) Kota Bontang meminta seluruh pemandu wisata (tour guide) untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat penerapan keselamatan kerja. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris DPC HPI Kota Bontang, Hariadi.
Ia mengingatkan kepada seluruh anggota dan rekan-rekan pemandu wisata di bawah naungan HPI Bontang agar selalu memantau perkembangan cuaca secara berkala. Baik sebelum memulai kegiatan pemanduan maupun saat beraktivitas di lapangan.
“DPC HPI Bontang mengingatkan kembali kepada seluruh rekan guide agar selalu memantau perkembangan cuaca sebelum dan selama pelaksanaan kegiatan pemanduan,” ujarnya.
Selain faktor cuaca, Hariadi menegaskan pentingnya kedisiplinan para pemandu dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan demi melindungi para wisatawan.
“Mohon untuk senantiasa menjalankan SOP pemanduan dengan disiplin, mengutamakan keselamatan wisatawan, menjaga komunikasi yang baik dengan pihak terkait, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, nyaman, dan profesional,” tegasnya.
HPI Bontang berharap insiden laka laut yang dialami rombongan wisatawan asal Samarinda ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pelaku industri pariwisata daerah, khususnya para pramuwisata.
“Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mengutamakan keselamatan, kewaspadaan, dan profesionalisme dalam setiap kegiatan pemanduan,” pungkasnya.
