Uncategorized  

Kemeriahan HUT Kaltim ke-67: Pesta Rakyat Meriah di Samarinda

Samarinda. Hari ini, pada tanggal 9 Januari, masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) merayakan usia ke-67 provinsi ini. Perayaan ini tidak hanya mencerminkan tonggak sejarah bagi provinsi ini tetapi juga memperlihatkan perkembangan, kemajuan, serta keragaman budaya yang diadopsi dalam pesta rakyat yang meriah.

Peringatan ulang tahun provinsi ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kaltim, mengingat 67 tahun yang lalu, provinsi ini berdiri di wilayah timur Kalimantan. Setiap tahun, masyarakat Kaltim memperingati hari berdirinya provinsi ini dengan semarak, seolah-olah menjadi pusat Indonesia, bahkan sebagai tempat berdirinya ibukota nusantara.

Pesta rakyat tahun ini berlangsung di Gor Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda. Salah satu sorotan utama dari perayaan ini adalah tarian kolosal “Jepen Begenjoh,” di mana 6000 penari dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa SMP, SMA, SMK, sanggar seni, paguyuban, perangkat daerah, PKK, Dharma Wanita, hingga berbagai komunitas, berpartisipasi. Dalam waktu 10 menit, irama musik tingkilan dan gerakan dinamis dari para penari ini berhasil menarik perhatian seluruh tamu undangan dan peserta upacara lainnya yang sebelumnya mengikuti apel dalam rangka perayaan HUT Kaltim ke-67 ini.

Tidak hanya itu, penampilan dari marching band Pupuk Kaltim juga menjadi fenomenal, membuat para hadirin sulit untuk meninggalkan kursi mereka. Selain itu, acara ini juga memamerkan berbagai prosesi khas budaya Kutai, serta pelepasan balon sebagai simbol dibukanya pesta rakyat ini.

 

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kaltim turut hadir dengan stan mereka, menunjukkan pelayanan yang telah mereka berikan kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari acara tematik yang dihadirkan setiap harinya. Acara juga ditandai dengan penyerahan secara langsung batik khas Kaltim kepada PJ Gubernur Kaltim, Akmal Malik.