Uncategorized  

Lama Vakum, Pupuk Kaltim Badminton Academy Kembali Buka Kelas Pembinaan Usia Dini

Bontang. Sempat vakum selama 14 tahun, program Pupuk Kaltim Badminton Academy kembali membuka kelas pembinaan bagi generasi muda Bontang, untuk disiapkan menjadi pemain profesional dan berprestasi sejak usia dini.

Pada angkatan pertama, Pupuk Kaltim Badminton Academy menerima 63 peserta, mulai anak usia 6 hingga 13 tahun. Program ini dibuka langsung Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi, Minggu (15/7) lalu di GOR Pupuk Kaltim.

Diungkapkan Ketua Pupuk Kaltim Badminton Academy Muhammad Taufik, pembinaan ini sebagai upaya membangkitkan kembali cabang olahraga badminton di Kota Bontang, serta bentuk kontribusi perusahaan dalam mencetak atlet junior berprestasi. Agar mampu membawa nama daerah dan perusahaan, pada berbagai kejuaraan hingga level nasional.

Penjaringan pun dilakukan terbuka bagi anak sesuai kategori umur, tanpa proses seleksi. Sebab pembinaan yang dilakukan dari nol, dinilai lebih efektif dalam mencetak atlet berprestasi yang professional.

“Meski ada beberapa peserta mutasi dari klub lain, namun tidak banyak kuotanya. Kita prioritaskan usia dini yang belum bisa, untuk dibina sejak awal. Sebab mereka masih memiliki kesempatan panjang untuk mengikuti kompetisi dan berprestasi,” ujar Taufik.

Animo masyarakat pun kata dia terbilang tinggi, terlihat dari banyaknya calon peserta yang mendaftar. Meski hanya 63 peserta yang bisa diterima pada angkatan pertama, dikarenakan keterbatasan gedung dan fasilitas.

Pupuk Kaltim pun mendatangkan satu pelatih utama bersertifikasi nasional, Muhammad Ivan Juhari, asal Jember. Didampingi 4 asisten pelatih dari atlet dewasa Persatuan Bulutangkis (PB) Pupuk Kaltim.

Para asisten pelatih ini pun merupakan atlet professional dan berpengalaman, yang juga akan mewakili Bontang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 mendatang.

“Kita membina dari Nol, dari dasar sekali. Dan diharap kedepan bisa menjadi atlet berprestasi,” tandasnya.

Dilanjutkan Taufik, upaya ini pun diapresiasi Meizar Effendi saat menghadiri pembukaan program. Dan menyebut Pupuk Kaltim akan mendukung penuh dengan mengupayakan penambahan fasilitas serta sarana dan prasarana untuk latihan peserta.

Apalagi target kedepan, Pupuk Kaltim Badminton Academy berupaya mencetak atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, namun turut memunculkan atlet badminton Nasional asal Bontang dari berbagai level kejuaraan. Serta mampu membawa nama baik daerah dan perusahaan melalui prestasi yang ditorehkan.

“Kami ingin mencetak Praveen Jordan (atlet Pelatnas) baru dari kota Bontang, dan mampu berprestasi dengan baik. Maka dari itu kita siapkan bibit-bibit atlet terbaik sejak dini,” pungkasnya.

Sementara ini, Pupuk Kaltim Badminton Academy menggunakan sarana Gedung Olehraga (GOR) Bangun Setia Graha (BSG) di Kilometer 6, dan gedung latihan di Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim. Dengan jadwal latihan reguler tiap Senin, Rabu, dan Jumat. Mulai pukul 16.00 hingga 18.30 wita. Serta Minggu pagi, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 Wita.(*)

 

Laporan: Revo 

Exit mobile version