Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan, Pupuk Kaltim Sukses Gelar Pelatihan Eco-Fashion dan Kriya Tahap 3

Bontang. Komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dalam memberdayakan masyarakat sekitar operasional kembali diwujudkan melalui program keberlanjutan. Melalui Departemen TJSL, Pupuk Kaltim resmi menutup Pelatihan Eco-Fashion dan Kriya Tingkat Lanjutan (Tahap 3) bagi mitra binaannya di Gedung Diklat Pupuk Kaltim, Rabu (22/7/2026).

Program yang menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) De Alya Kreatif ini diikuti oleh 30 orang mitra binaan dengan penuh antusias. Dalam pelatihan ini, para peserta diajak memanfaatkan bahan-bahan alami dari lingkungan sekitar, seperti daun, bunga, hingga batang tanaman untuk diolah menjadi karya kain dan kerajinan bernilai jual tinggi (Natural Eco-Print dan Eco-Tumbler).

AVP Pembangunan Ekonomi Dept. TJSL Pupuk Kaltim, Anissha Hud Alaydrus, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara ramah lingkungan.

“Kami berharap para peserta dapat langsung mempraktikkan ilmu yang telah didapat selama pelatihan, sehingga mampu terus berkembang dan mandiri secara ekonomi,” ujar Anissha.

Pemilik sekaligus instruktur LPK De Alya Kreatif, Anisa, mengapresiasi peningkatan pesat kemampuan para peserta. Menurutnya, kepiawaian peserta menguasai teknik pewarnaan alami ini tidak lepas dari konsistensi program pembinaan berkelanjutan yang sudah berjalan sejak tahun 2024.

Buah manis dari pembinaan tiga tahap ini mulai terlihat. Para peserta tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga telah membentuk kelompok usaha mandiri, memproduksi karya secara rutin, dan siap menembus pasar lokal.

Salah satu peserta, Kartika Ambar Sari, mengaku bersyukur atas pendampingan intensif ini karena membuka peluang wirausaha dari rumah. Ia berharap Pupuk Kaltim dapat terus mendampingi para perajin, khususnya dalam hal perluasan akses pasar dan pemasaran produk.

“Dengan adanya pembinaan yang diberikan oleh Pupuk Kaltim, kami berharap hasil karya dan produk yang dihasilkan ini ke depannya dapat terus didukung, terutama dalam hal perluasan akses pembukaan pasar dan pemasaran,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan peserta pelatihan, Anisa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pembinaan yang diberikan Pupuk Kaltim. Selain mendapatkan ilmu baru, ia mengaku suasana pelatihan terasa sangat menyenangkan berkat cara mengajar para instruktur.

“Kami mendapatkan banyak sekali ilmu baru terkait eco-fashion. Pelatihannya juga sangat seru karena instruktur yang membimbing mengajar dengan menyenangkan, sehingga kami semua antusias dan gembira mengikuti setiap prosesnya. Kami berharap Pupuk Kaltim dapat terus menggelar kegiatan sejenis secara berkesinambungan agar dapat terus melahirkan UMKM yang tangguh, inovatif, dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Eko Mashudi. Dalam sambutannya, Eko mengapresiasi sinergi antara Pupuk Kaltim dan Pemerintah Kota Bontang dalam memajukan industri kreatif lokal.

“Karya eco-fashion ini memiliki potensi luar biasa untuk mendukung industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Bontang,” ucapnya.

Rangkaian acara penutupan ditutup secara meriah dengan peragaan busana (fashion show) yang memamerkan hasil karya kreatif para peserta, disusul dengan penyerahan penghargaan bagi karya terbaik. Melalui program ini, Pupuk Kaltim berharap dapat terus melahirkan wirausahawan lokal yang mandiri, kreatif, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan di Kota Bontang.

Writer: Rdy