Bontang. Pemerintah Kota Bontang mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII DPD Partai Golkar Kota Bontang yang digelar di Ballroom Hotel Grand Mutiara, Sabtu (27/6/2026). Musda diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan dan program kerja yang mampu mendukung pembangunan daerah.
Mewakili Wali Kota Bontang, Wakil Wali Kota Agus Haris menegaskan bahwa pembangunan Kota Bontang tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Menurutnya, kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk partai politik, menjadi kunci dalam mewujudkan visi pembangunan daerah dan menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kami meyakini bahwa visi dan misi kota tidak mungkin bisa dicapai hanya oleh pemerintah semata. Oleh karena itu, saya mengajak Partai Golkar untuk terus menjadi mitra strategis pembangunan daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Agus Haris juga berharap Musda VIII mampu menghasilkan kepemimpinan yang solid serta program-program yang inovatif dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia mengajak seluruh partai politik untuk menjadikan politik sebagai sarana pengabdian dalam membangun Kota Bontang.
Menanggapi ajakan tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menegaskan komitmen partainya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Partai Golkar ini adalah partai pemerintah. Doktrinnya adalah karya-kekaryaan. Jadi selalu seiring sejalan dengan seluruh langkah-langkah yang dilaksanakan oleh pemerintah. Mudah-mudahan terus bisa bersinergi bersama dalam memperjuangkan kebaikan untuk seluruh masyarakat,” ucapnya.
Musda VIII DPD Partai Golkar Kota Bontang dibuka oleh Sekretaris DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin, serta dihadiri jajaran pengurus partai, anggota DPRD, dan perwakilan partai politik di Kota Bontang. Pemerintah Kota Bontang berharap hasil Musda dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan partai politik dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.



