Uncategorized  

Pemkot Bontang: Waspada Ancaman Terorisme dan Radikalisme

Bontang. Isu terorisme yang kembali merebak belakangan ini, disikapi Pemerintah Kota Bontang dengan menggelar audiensi bersama Ketua RT dan tokoh masyarakat se-Kota Bontang. Berlangsung di auditorium 3 dimensi eks Kantor Walikota, Jl Awang Long Kelurahan Bontang Baru. Rabu, 24 Mei 2018.

Dialog ini mengangkat tema Menghadapi Ancaman Terorisme dan Radikalisme, menghadirkan pembicara Kasat Intel Polres Bontang AKP Ibnu Tri Yuniarto, dan Dandim 0908 Bontang Letkol Arhanud Gunawan Wibisono.

Walikota Neni Moerniaeni dalam arahannya, mengatakan Bontang sebagai miniatur Indonesia, didalamnya terdapat multi etnis yang sangat heterogen. Maka diharap selalu menjaga kerukunan, serta tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai perpecahan.

“Akan tetapi jadikan perbedaan tersebut sesuatu yang sangat indah, dan dilandasi kasih saying,” kata Neni.

Dirinya juga berpesan, agar Ketua RT sebagai ujung tombak terdekat dengan warga, ikut berperan dalam mencegah terorisme dan munculnya paham radikalisme. Dengan selalu menjaga kerukunan antar tetangga di RT masing-masing, serta tidak gampang terpecah karena perbedaan agama ataupun perbedaan pilihan partai politik.

“Hal tersebut sebagaimana 4 pilar konsesus dasar yang telah disepakati bersama, yakni Pancasila, UUD 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Garis Besar Haluan Negara,” tambahnya.

Sementara AKP Ibnu Tri Yuniarto dalam paparannya juga berpesan, apabila melihat hal mencurigakan bisa segera melaporkan ke Babinkantibmas dan Babinsa. Sehingga dapat diteruskan ke atasannya masing-masing.

“Mengingat paham radikalisme sangat luar biasa bahaya, dan tidak menutup kemungkinan hal ini sudah masuk di Bontang,” katanya.

Senada Dandim 0908 menyebut Bontang merupakan daerah yang sangat berpotensi menjadi sasaran kegiatan terorisme, oleh karena itu ia meminta peran dari seluruh masyarakat agar selalu menjaga diri, keluarga dan lingkungan.

“Serta selalu waspada dengan melakukan deteksi dan pencegahan dini, dengan melapor cepat jika ada hal mencurigakan,” terangnya.

Dialog ini juga turut dihadiri Forum Kordinasi Pimpinan Daerah, dirangkai buka puasa bersama.(*)

 

Laporan: Mansur

Exit mobile version