Uncategorized  

Pengobatan Karyawan Tak Ditanggung, Komisi 1 DPRD Akan Panggil Komite Golf

Bontang. Komisi 1 DPRD Bontang segera memanggil Komite Golf Badak (KGB), selaku pengelola lapangan golf Kompleks Badak LNG, guna dimintai konfirmasi terkait dugaan penelantaran seorang pekerja atas nama Welly, yang mengalami kecelakaan kerja pada Desember 2016 lalu.

Disampaikan Ketua Komisi 1 DPRD Bontang Agus Haris, pemanggilan tersebut untuk memperjelas tanggungjawab komite terhadap kecelakaan kerja yang menimpa Welly, mengingat seluruh biaya pengobatan tidak ditanggung perusahaan, namun justru dibebankan kepada pemerintah melalui Jamkesda.

“Yang diberikan hanya santunan tapi biaya pengobatan tak ditanggung. Padahal kecelakaan terjadi saat Welly sedang melaksanakan tugas sebagai karyawan di badak golf, makanya kami ingin kejelasan hal ini,” ujarnya saat mengunjungi Welly di wilayah Lembah Kelurahan Berbas Tengah Bontang Selatan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kecelakaan Kerja, Pengobatan Welly Tak Ditanggung Perusahaan

Selain itu, pihaknya kata Agus Haris juga meminta penjelasan terkait penggunaan pisau pemotong rumput yang masih digunakan oleh para karyawan badak golf bontang. Pasalnya pada pertemuan beberapa waktu lalu, antara DPRD dengan Komite Golf Bontang, disepakati jika penggunaan pisau untuk memotong rumput di lapangan golf kompleks Badak NGL akan dihapus dan diganti senar.

“Itu hal lain yang juga ingin kami tanyakan, sebab komitmen KGB alat potongnya diganti,” tambahnya. (*)

 

Laporan : Sary & Aris