Samarinda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar peringatan Hari Anak Nasional ke-41 dengan semarak kegiatan bertema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Generasi Emas 2045”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Olah Bebaya, Kota Samarinda, dan dihadiri oleh ratusan anak dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi tumbuh kembang anak. Ia menyampaikan bahwa anak-anak merupakan aset masa depan bangsa yang harus mendapatkan perlindungan, perhatian, serta akses pendidikan yang merata.
“Melindungi anak adalah kewajiban bersama. Pemerintah harus berpihak kepada anak, memberi ruang bagi mereka tumbuh dan berprestasi. Setiap prestasi anak harus dihargai dan diapresiasi,” ujar Seno Aji.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin pendidikan gratis bagi seluruh anak di Kalimantan Timur, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi. Pemerintah menargetkan dalam tiga tahun ke depan, tidak ada lagi anak yang putus sekolah, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
“Kami menargetkan dalam tiga tahun ke depan, seluruh anak di Kalimantan Timur mendapatkan pendidikan tanpa terkecuali. Tidak boleh ada anak yang putus sekolah,” tegasnya.
Peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Kaltim untuk terus memperkuat kebijakan yang berpihak pada anak dan memperluas program perlindungan serta pemberdayaan anak menuju Generasi Emas 2045.
