Bontang. Suasana khidmat menyelimuti halaman Pemakaman Muslim Bontang Kuala dalam peringatan haul ke-122 Habib Dja’far bin Umar Al Habsyi yang digelar pada Jumat (6/2/2026) malam. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan hadir untuk mengenang jasa ulama besar yang dikenal sebagai perintis dakwah Islam di Kota Bontang.
Peringatan haul tersebut dihadiri perwakilan Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Acara semakin khusyuk dengan kehadiran penceramah terkemuka, yakni Habib Ibrahim Lutfi bin Ahmad Al Atthos dari Jakarta dan Habib Husain bin Muhammad Al Kaff, yang menyampaikan tausiyah tentang keteladanan dakwah para ulama.
Mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Anwar Sadat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan haul tersebut. Ia menegaskan bahwa haul bukan sekadar ritual keagamaan tahunan, melainkan momentum refleksi untuk mengenang sejarah panjang dakwah dan perjuangan para ulama di Kota Bontang.
“Haul ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua akan perjuangan para ulama dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan akhlak mulia di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Habib Dja’far bin Umar Al Habsyi selaras dengan visi pembangunan Kota Bontang. Pemerintah meyakini pembangunan berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter, moral, dan mentalitas masyarakat.
“Kami berharap semangat dakwah dan keteladanan para ulama dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga Bontang dapat tumbuh sebagai kota yang religius, beradab, dan penuh kebersamaan,” tambahnya.
