Bontang. Menyikapi tahun politik pemilihan Gubernur Kalimantan Timur tahun 2018, turut menjadi perhatian Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur.
Ketua PGRI Kaltim Musyahrim, mengimbau seluruh guru yang tergabung di PGRI Bontang, untuk tetap bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis secara langsung.
Namun begitu, ia juga meminta agar anggota PGRI tidak serta merta buta terhadap politik, dengan turut mensukseskan pemilihan Gubernur Kaltim pada 27 Juni 2018 mendatang.
“Ini merupakan pesta demokrasi yang wajib kita sukseskan, namun guru jangan terlibat langsung dengan terang-terangan mendukung salah satu calon,” ujarnya, saat konferensi kota PGRI Bontang, Rabu (14/2) lalu.(*)
Laporan: Mansur
