Samarinda. DPRD Kalimantan Timur mendesak pemerintah provinsi untuk lebih serius dalam meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor, terutama infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Desakan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Gedung DPRD Kaltim.
Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, sebanyak 26 anggota dewan hadir secara langsung. Rapat juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.
Tujuh perwakilan fraksi menyampaikan hasil reses yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Aspirasi masyarakat yang dikumpulkan dalam reses itu menunjukkan masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan, khususnya di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Salah satu perhatian utama DPRD adalah minimnya fasilitas publik yang tersedia di berbagai wilayah. Keterbatasan ini dinilai menjadi penghambat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. DPRD pun mendorong agar pemerintah mempercepat pembangunan dan pemerataan fasilitas.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyatakan komitmennya untuk fokus pada perbaikan fasilitas pendidikan serta peningkatan sistem pendidikan yang ada di daerah. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam mendorong kemajuan suatu daerah.
“Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur, melalui program pelatihan dan perbaikan gizi,” ujarnya.
Masyarakat pun berharap agar hasil reses ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, dan berbagai pembangunan bisa segera direalisasikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
