Uncategorized  

Rapat Penanggulangan Banjir Digelar Awal Pekan Depan

Bontang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang kembali mengagendakan pelaksanaan rapat besar terkait penanganan dan penyelesaian masalah banjir di Kota Bontang. Rencananya rapat yang mewajibkan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Aji Erlynawati ini, dijadwalkan berlangsung pada Selasa (7/12/2021) pekan depan.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Agus Haris saat menggelar reses dengan awak media se-kota bontang kamis kemarin. Menurutnya, meski sudah tertunda sebanyak dua kali, namun dirinya yakin rapat kali ini akan terealisasi.

“Rapat besar yang mengundang seluruh pejabat di Pemkot Bontang ini penting digelar untuk mengetahui asal muasal air yang mengalir di Sungai Bontang. Sekaligus mencari berbagai opsi untuk mengatasi permasalahan banjir ini,” jelasnya.

Dijelaskan agus haris, persoalan banjir yang terus berlarut-larut ini telah menjadi momok bagi seluruh masyarakat di Bontang. Khususnya mereka yang bermukim di wilayah yang rentan terendam banjir saat curah hujan tinggi. Saat ini masyarakat sudah begitu resah lantaran pemkot bontang hingga saat ini belum bisa memberikan solusi nyata dalam mengatasi banjir.

Terlebih dalam kurun waktu satu bulan yakni November tahun ini saja, tercatat sudah terjadi 3 kali banjir, sehingga agus haris menyoroti berapa banyak kerugian yang sudah ditanggung oleh masyarakat bontang yang menjadi korban banjir.

“Untuk rapatnya sendiri, yang penting Sekda hadir. Karena seluruh kebijakan ada di Sekda, yang nantinya akan dikoordinasikan kepada kepala daerah. Oleh sebab itu kehadiran Sekda sangat diperlukan untuk memastikan sejauh mana alokasi anggaran dalam rangka perencanaan dan sejauh mana kesiapan pemerintah pada saat perencanaan itu selesai, berapa nilai yang akan dialokasikan dalam penanganan banjir,” terangnya.

Tak hanya fokus pada permasalahan banjir di daerah perkotaan, pada rapat besar tersebut persoalan banjir di Kelurahan Guntung juga dipastikan akan menjadi salah satu materi pokok pembahasan.