Uncategorized  

Tes Urine BNNP Kaltim, Delapan Pengunjung THM Bontang Positif Narkoba

Bontang. Sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Bontang, mulai dari kawasan Prakla Berbas Pantai Bontang Selatan, hingga sejumlah tempat karaoke lainnya, mendadak didatangi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, bersama Badan Narkotika Kota (BNK) Bontang, dan langsung melakukan tes urine kepada seluruh pekerja dan pengunjung. Sabtu malam, 11 November 2017.

Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) ini melibatkan aparat gabungan dari Polres Bontang, Polisi Militer, TNI, dan Satpol PP. Dilaksanakan mulai pukul 22.00 hingga 01.00 Wita, dipimpin Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Halomoan Tampubolon, didampingi Ketua BNK Bontang Basri Rase.

Hasilnya, sekira 100 orang yang melalui tes urine, BNNP berhasil amankan delapan orang yang dinyatakan positif, menggunakan narkotika. Dan dua diantaranya masih di bawah umur.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu orang yang terindikasi membawa senjata tajam, lalu dibawa ke Mapolres Bontang untuk dimintai keterangan.

“Kegiatan ini komitmen pencegahan dan penanganan peredaran narkotika di Kaltim oleh BNNP, dan diharap bisa didukungan dari seluruh pihak dan masyarakat. Untuk bersama dalam memerangi narkoba,” ujar AKBP Halomoan Tampubolon.

Menurutnya, bagi warga positif narkoba yang kedapatan dalam operasi kali ini, akan direkomendasikan untuk segera menjalani assessment. Guna diputuskan apakah menjalani rehabilitasi rawat jalan ataupun rawat inap.

“Nanti akan kita putuskan untuk delapan orang tersebut,” tambahnya.

Sementara Ketua BNK Bontang Basri Rase, mengaku prihatin dengan ditemukannya pekerja maupun pengunjung THM yang terindikasi positif narkoba.

Baca Juga: Tingkatkan Status BNK, BNNP Kaltim Akan Bentuk BNNK Bontang

Dikatakannya, BNK akan lebih gencar untuk menggerakan penggiat anti narkoba yang sudah di bentuk, agar lebih intens melakukan penyuluhan maupun razia seperti halnya kali ini.

“Kami akan tetap berupaya maksimal dalam menekan serta mengantisipasi pengguna narkoba di Kota Bontang. Dan kedepan, seluruh pihak kami harap dapat turut berpartisipasi memerangi hal ini,” ungkap Basri.(*)

 

Laporan: Yulianti Basri