Bontang. Memasuki bulan Januari 2020 ini, jumlah calon jamaah haji yang mendaftar di kementrian agama kota Bontang hingga capai 4.600 orang, hal tersebut semakin menambah panjang antrian haji dari tahun ke tahun.
Kepala Seksi Haji dan Umroh Kementrian Agama Kota Bontang Ali Musthofa saat ditemui diruang kerjanya pada Selasa (7/1/2020) menjelaskan, “Hingga saat ini daftar antrian haji di kota Bontang sudah mencapai 33 tahun, atau dengan kata lain jika daftar haji sekarang baru bisa berangkat haji pada 33 tahun mendatang,” jelasnya.
Tingginya antrian haji tersebut disebabkan karena tidak sebandingnya jumlah pendaftar dengan kuato keberangkatan.
KEPALA SEKSI HAJI DAN UMROH KEMENTRIAN AGAMA KOTA BONTANG ALI MUSTHOFA (FOTO: MANSYUR/PKTV)
“Dalam setahun kuota yang diberikan pemerintah untuk kota Bontang hanya 145 orang saja, sementara minat jumlah pendaftar yang ingin melaksanakan ibadah haji mencapai 500 hingga 600 orang/ tahun,” Tambahnya.
Akibat dari panjangnya daftar antrian tersebut banyak warga Bontang yang memilih mulai mendaftarkan anaknya dalam daftar tunggu haji.
“Dari 4.600 antrian calon jamaah haji 10 persen diantaranya adalah anak usia dibawah 18 tahun yang didaftarkan oleh orangtuanya,” pungkasnya.
Akibat panjangnya antrian haji tersebut menjadikan kota Bontang dengan kota yang antrian hajinya terpanjang di Kalimantan Timur.
Laporan: Mansyur
