Wagub Kaltim Buka Piala Karate 2025, Harap Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi

Samarinda. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, secara resmi membuka kejuaraan karate tingkat provinsi memperebutkan Piala Gubernur Kaltim 2025. Sebanyak 569 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Kaltim berpartisipasi dalam ajang yang berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 September 2025.

Pembukaan berlangsung di Gedung Olahraga 2 Kompleks Gelora Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda. Prosesi ditandai dengan penekanan tombol simbolis oleh Wagub Seno Aji bersama jajaran pengurus Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (Forki) Kaltim dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim.

Dalam sambutannya, Seno Aji yang juga Ketua Umum Forki Kaltim menyampaikan apresiasi kepada Dispora Kaltim sebagai penyelenggara. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung olahraga beladiri karate di Kaltim, termasuk melalui pemenuhan fasilitas umum sebagai persiapan menuju kejuaraan nasional.

“Pemerintah akan terus hadir mendukung perkembangan karate. Ini adalah bagian dari pembinaan prestasi sekaligus persiapan menghadapi ajang yang lebih besar di tingkat nasional,” ujarnya.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan berjenjang. Dimana pergelaran kejuaraan karate ini adalah langkah pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan.

“Dengan cara ini, kita ingin prestasi olahraga beladiri di Kaltim bisa semakin meningkat, bahkan mampu bersaing di level nasional,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu atlet Inkaido Kaltim, Keisya, mengaku bangga bisa ikut serta. Ia merasa senang sekali dengan penyelenggaraan kejuaraan ini.

“Harapannya kegiatan seperti ini terus ditingkatkan supaya kami para atlet muda bisa lebih berkembang dan berprestasi,” ungkapnya.

Melalui pergelaran Piala Gubernur Karate 2025, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur di kancah nasional maupun internasional.

Writer: Hendrikus Gantur
Exit mobile version