Uncategorized  

Audit ISO 50001 dan 26000 di Pupuk Kaltim

Bontang. Sebagai wujud komitmen dalam mengimplementasikan sistem manajemen energi dan CSR perusahaan, Pupuk Kaltim kembali menggelar audit ISO 50001 dan 26000:2010. Diawali opening meeting di ruang rajawali kantor pusat Pupuk Kaltim, dengan menggandeng lembaga sertifikasi PT TUV Nord Indonesia dan PT Tuv Rheinland Indonesia. Selasa, 28 Agustus 2018

Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana, melalui video conference mengatakan audit sertifikasi iso 50001 pada kali ini akan dilaksanakan di pabrik 1A, mengingat perusahaan menyadari implementasi sistem manajemen energi dapat dilakukan di area pabrik dan non pabrik.

Namun lantaran penggunaan dan konsumsi energi di area pabrik lebih besar, maka saat ini penghematan energi lebih diutamakan. Sedangkan audit sertifikasi ISO 26000 tentang sistem manajemen CSR sangat dibutuhkan, lantaran perusahaan memandang kegiatan CSR harus menjadi bagian dari sistem manajemen yang komprehensif, dan terintegrasi dengan sistem manajemen lainnya.

“Selain itu, audit sertifikasi ini juga memastikan bahwa program CSR Pupuk Kaltim telah sesuai dengan persyaratan dan standar ISO 26000,” kata Bagya.

Sementara itu auditor ISO 50001 dari PT Tuv Nord Indonesia Usman Suwandi, mengatakan audit ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kesiapan Pupuk Kaltim dalam menerapkan sistem manajemen energi. Dan hasil audit akan diketahui, apakah Pupuk Kaltim telah siap untuk melakukan audit tahap kedua atau justru masih ada hal yang perlu diperbaiki di audit pertama.

Senada auditor ISO 26000 dari PT Tuv Rheinland Indonesia Taufik Rahman, menerangkan audit ISO 26000 guna melihat dampak berbagai program CSR Pupuk Kaltim terhadap masyarakat dan lingkungan, mengingat berbagai program CSR perusahaan harus berkontribusi terhadap pencapaian sustainable development, dengan menempatkan CSR dalam semesta tripple bottom line yang melingkupi aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Audit ISO 50001 dan ISO 26000 : 2010 ini berlangsung selama 3 hari. Adapun untuk audit sertifikasi ISO 50001 merupakan lanjutan dari road map perusahaan 2017-2021 dalam melakukan sertifikasi sistem manajemen energi terhadap pabrik secara bergantian setiap tahun, yang telah dimulai pada pabrik 3 tahun 2017 lalu. (*)

 

Laporan: Sary | Faisal

Exit mobile version