Samarinda. Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) menyalurkan sebanyak 150 paket bantuan kesehatan ke Kabupaten Mahakam Ulu yang saat ini tengah mengalami bencana kekeringan. Bantuan ini difokuskan untuk membantu kelompok rentan yang paling terdampak, seperti bayi, balita, dan ibu hamil.
Bantuan yang dikirimkan terdiri dari makanan tambahan, vitamin, serta obat-obatan esensial. Seluruh paket bantuan tersebut didistribusikan melalui jalur darat menggunakan kendaraan pick-up, mengingat jalur sungai tidak dapat dilalui akibat penurunan debit air yang ekstrem.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tiga tim kesehatan untuk memastikan bantuan tiba dengan aman dan tepat sasaran.
“Kami tidak hanya mengirim bantuan, tetapi juga melakukan asesmen langsung terhadap kebutuhan tambahan masyarakat, seperti ketersediaan air bersih, potensi penyakit menular, dan kondisi kesehatan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menjamin layanan kesehatan masyarakat, bahkan di tengah kondisi bencana.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Mahakam Ulu dan membantu menjaga kondisi kesehatan warga, terutama yang berada dalam kelompok rentan,” pungkasnya.
Wilayah yang menjadi fokus distribusi bantuan meliputi tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Tiong Ohang, Long Apari, dan Long Pahangai. Upaya ini menjadi langkah awal dari rangkaian bantuan lanjutan yang dirancang oleh Pemprov Kaltim untuk mengatasi dampak kekeringan serta meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman.
