Kukar  

DPRD Kukar Cup 2025 Jadi Momentum Pembinaan Atlet Muda Bulutangkis

Tenggarong. Turnamen bulutangkis DPRD Kukar Cup 2025 resmi digelar di Gedung Bulutangkis DPRD Kutai Kartanegara. Ajang ini menghadirkan ratusan atlet muda untuk unjuk kemampuan sekaligus menjadi simbol sinergi lintas pihak dalam membangun atmosfer olahraga yang sehat dan produktif di Kukar.

Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21 Aji Muhammad Arifin, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni. Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan bahwa olahraga, khususnya bulutangkis, menjadi kegiatan bersama yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.

Dukungan terhadap turnamen ini juga datang dari banyak pihak, mulai Dispora Kukar, Sekretariat DPRD, Kongres Kutai Kartanegara, hingga PSC 119 Dinas Kesehatan yang menyiapkan layanan medis selama pertandingan.

Tercatat 150 atlet dari berbagai klub bulutangkis di Kukar ikut berpartisipasi. Jumlah itu mencerminkan tingginya minat generasi muda terhadap olahraga tepok bulu.

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menyampaikan harapannya agar turnamen ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet.

“Dengan dukungan penuh DPRD Kukar dan sinergi berbagai stakeholder, turnamen ini diharapkan tak hanya melahirkan juara, namun juga memperkuat fondasi pembinaan atlet sejak usia dini,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, DPRD Kukar Cup 2025 dipandang sebagai media untuk memperkuat mental bertanding atlet muda. Suasana pertandingan yang kompetitif diharapkan menjadi bekal saat mereka tampil di level yang lebih tinggi.

Antusiasme peserta terlihat jelas di lapangan. Semangat bertanding mereka menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal aktivitas fisik, tetapi juga sarana membentuk karakter, kedisiplinan, dan sportivitas.

Turnamen DPRD Kukar Cup 2025 diharapkan dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat olahraga di masyarakat serta mengokohkan Kutai Kartanegara sebagai daerah penghasil atlet bulutangkis potensial di Kalimantan Timur.

Writer: Fairuzz Abady
Exit mobile version