Namun yang menjadi kendala saat ini, ia mengaku kesulitan dana untuk melakukan operasi penutupan lubang anus di perut afdal. Bahkan untuk kontrol pun urung ia lakukan, karena harus dirujuk ke RSUD AW Sjahranie Samarinda.
“Biaya untuk itu kami tidak punya, makanya kami lagi-lagi hanya bisa pasrah,” tandasnya.
Meski begitu, Andi Nidar tetap optimis operasi penutupan lubang anus anaknya bisa dilaksanakan. Ia mengatakan masih menunggu suaminya menyelesaikan pekerjaan, yang masih tinggal beberapa hari lagi.
“Bapaknya masih selesaikan pekerjaannya di Samarinda. Semoga dari hasil itu nanti bisa membawa kami untuk operasi Afdal,” ungkapnya.
Sementara Petugas Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Bontang Tri Lelonowati, menjelaskan biaya pengobatan Afdal bisa ditanggung melalui BPJS kesehatan. Sementara untuk biaya hidup selama operasi afdal, menurutnya akan dibantu LK3 dari berbagai sumber.
“Kami akan cari cara mengupayakan bantuan untuk pengobatan Afdal ini bisa secepatnya dilakukan ke Samarinda,” terangnya.
Bagi anda yang ingin memberi bantuan, bisa menghubungi PKTV Bontang melalui telepon 0548-23444, atau datang langsung ke Studio PKTV Bontang Jl Alamanda Komplek GOR PC VI PT Pupuk Kaltim, setiap hari selama jam kerja. (*)
Laporan : Rahma & Aris
