Kukar  

Konferensi ANCIESE 2025, Pemkab Kukar Dorong Transformasi Pendidikan Islam dan Ekonomi Syariah

Tenggarong. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyambut positif pelaksanaan The 1st Annual Conference on Islamic Education and Sharia Economy atau ANCIESE 2025 yang digelar Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta). Konferensi berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan.

Asisten II Setda Kukar, Ahyani Fadianur Diani, hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama unsur Forkopimda, DPRD, OPD, Kemenag, BPJPH Kaltim, perwakilan Bank Indonesia, akademisi, perbankan, organisasi mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.

Sejumlah narasumber nasional turut mengisi konferensi ini, di antaranya Prof. Dr. Eva Latipah dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta Prof. Dr. Muhammad Nasir dan Prof. Dr. Darmawati dari UIN Sultan A.M. Idris Samarinda.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Unikarta, Prof. Ince Raden, juga mengukuhkan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal serta Ikatan Alumni Fakultas Agama Islam, yang disaksikan langsung oleh Asisten II Setda Kukar.

Pemkab Kukar memberikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi ini. Asisten II Setda Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menyampaikan bahwa forum seperti ANCIESE sangat penting untuk memperkuat arah pembangunan daerah, terutama dalam pendidikan Islam dan ekonomi syariah.

“Konferensi ini menjadi ruang strategis untuk membahas isu-isu aktual secara integratif. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sangat mendukung upaya transformasi pendidikan Islam dan penguatan ekonomi syariah agar mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dua sektor tersebut membutuhkan pembaruan, terutama kurikulum pendidikan Islam yang adaptif dan melek digital, serta percepatan implementasi ekonomi syariah sebagai sistem yang lebih adil dan tangguh.

“Sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara, Kukar harus siap bertransformasi. Pendidikan Islam dan ekonomi syariah harus berkembang untuk mendukung pembangunan yang sejahtera dan berkeadilan,” tambahnya.

Pemkab Kukar berharap ANCIESE 2025 mampu menghasilkan rekomendasi aplikatif serta membuka peluang kolaborasi riset yang bermanfaat bagi daerah maupun nasional.

Demikian, Fairuzzabady PKTV Kutai Kartanegara mewartakan.

Writer: Fairuzz Abady
Exit mobile version