Petani Perempuan dari Loa Kulu Raih Semangat Baru Lewat Program SPR

Tenggarong. Program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bekerja sama dengan Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI), menjadi sumber semangat dan harapan baru bagi para petani lokal. Salah satunya dirasakan oleh Lisnawati, petani perempuan dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari, Kecamatan Loa Kulu.

Lisnawati merupakan salah satu dari 27 peserta aktif SPR yang mewakili subsektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Saat ditemui di lokasi pelatihan, ia mengungkapkan antusiasmenya dalam mengikuti program ini, meskipun baru pertama kali terlibat dalam pelatihan semacam ini.

“Kami sangat termotivasi untuk terus belajar. Ini kesempatan langka yang sangat berharga,” ujarnya.

Menurutnya, melalui SPR, para petani tidak hanya belajar aspek teknis pertanian, tetapi juga dibekali dengan pengetahuan manajemen usaha dan strategi pengembangan pasar. Ia dan kelompoknya saat ini fokus pada budidaya tanaman sayuran, dan berharap pelatihan ini dapat membantu meningkatkan hasil produksi serta membuka akses pemasaran yang lebih luas.

Meski beberapa materi pelatihan terasa cukup menantang, Lisnawati tetap optimis dan yakin bahwa proses belajar ini akan membawa manfaat besar, baik bagi dirinya maupun bagi kapasitas kelompok tani yang ia pimpin.

Lisnawati juga menilai SPR sebagai langkah strategis dalam penguatan sektor pertanian di tingkat lokal. Ia berharap keberadaan program ini terus berlanjut dan diperluas agar lebih banyak petani, khususnya perempuan, dapat merasakan dampak positifnya.

“Program ini bisa melahirkan pelaku-pelaku muda yang tangguh dan siap menjadi penggerak pembangunan di sektor pertanian, peternakan, maupun perikanan,” tambahnya.

Dengan jumlah peserta terbatas namun berorientasi pada kualitas, SPR diharapkan mampu mencetak individu-individu andal yang tidak hanya bertani secara tradisional, tapi juga memahami manajemen usaha pertanian secara modern dan berkelanjutan.

 

 

Writer: Fairuzz Abady
Exit mobile version