Sekda Kukar Hadiri Deklarasi SPR untuk Perkuat Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

Tenggarong. Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, menghadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, baru-baru ini. Kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan lokal di sektor pertanian dalam arti luas.

Dalam deklarasi tersebut, diperkenalkan tiga SPR baru dari berbagai subsektor yang tersebar di beberapa kecamatan di Kukar, yakni:

  • Sekolah Peternakan Rakyat SPR-1111 Jaya Makmur Bersama dari Kecamatan Muara Badak,
  • Sekolah Perikanan Rakyat SPR-0009 Rumina, dan
  • Sekolah Pertanian Rakyat Maju Bersama dari Kecamatan Loa Kulu.

Acara turut dihadiri Ketua Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI), sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kukar, camat, serta kepala desa dari wilayah yang menjadi lokasi program.

Sekda Kukar Sunggono menyampaikan apresiasi kepada Yayasan KBBI atas kontribusi dan inisiatifnya dalam menciptakan ekosistem usaha rakyat yang tangguh. Menurutnya, program SPR sangat sejalan dengan arah pembangunan Kukar, khususnya dalam mempercepat pembangunan sektor pertanian secara luas.

“Program SPR ini tidak hanya meningkatkan kualitas SDM, tapi juga memperkuat kelembagaan lokal dan memberdayakan masyarakat secara nyata,” ujarnya.

SPR melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan dan saat ini tercatat sebanyak 27 peserta aktif mengikuti program tersebut, mewakili subsektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Melalui program ini, pemerintah berharap akan lahir pelaku-pelaku muda yang mampu menjadi penggerak utama di sektor-sektor produktif daerah. SPR juga diyakini mampu menciptakan kemandirian dan daya saing petani, peternak, serta nelayan lokal melalui pendekatan pendidikan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat itu sendiri, kehadiran SPR diharapkan menjadi solusi konkret dalam memperkuat perekonomian berbasis rakyat di Kutai Kartanegara.

 

Writer: Fairuzz Abady
Exit mobile version