Bontang. Pemerintah Kota Bontang lakukan uji kelayakan (fit and proper test) dan kepatutan kepada tiga calon Direktur Pdam Tirta Taman Bontang, Selasa 20 Desember 2016. Bertempat di pendopo rumah jabatan Walikota Bontang.
Pada tahapan terakhir ini, tiap kandidat diminta memaparkan visi misi masing-masing jika terpilih menjadi Direktur Pdam, dan berlanjut pada proses tanya jawab dengan panitia seleksi (pansel).
Dikatakan Wakil Walikota Bontang yang juga ketua tim seleksi Basri Rase, pertanyaan yang diajukan pada kandidat sebelumnya disusun langsung tim dari Universitas Gajah Mada (UGM), sebagai acuan tim untuk mengukur sejauh mana kemampuan tiga calon tersebut.
Fokus pertanyaan pun kata Basri, ditekankan pada upaya tiap kandidat dalam mewujudkan pelayanan maksimal, hingga strategi untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perusahaan air minum pelat merah tersebut.
“Tim penguji proses ini berjumlah 7 orang. Lima orang dari Pemerintah Kota Bontang dan 2 dari UGM,” papar Basri.
Hasil akhir dari seluruh tahapan seleksi, menurut Basri Rase, akan dikeluarkan dalam bentuk rekomendasi kepada Walikota Bontang, sebagai acuan menentukan Direktur Pdam yang baru.
“Hasil ini akan kami sampaikan ke Walikota, untuk dijadikan rekomendasi dalam menentukan siapa yang terpilih menjadi Direktur Pdam,” tandasnya.
Siapapun yang terpilih, maka dialah orang yang tepat dan dinilai mampu memberikan pelayanan maksimal. Tidak hanya hebat dalam hal konseptual , namun mampu menghasilkan PAD melalui perusahaan penyedia sarana air bersih tersebut.
“Siapapun yang terpilih, maka orang itu lah yang kami nilai tepat dan layak untuk memajukan Pdam guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)
Laporan : Tim Liputan Pktv Bontang
