Bontang. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengambil langkah yang lebih progresif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). OPD diharapkan tidak hanya terpaku pada target yang telah ditetapkan, melainkan aktif mencari peluang dan potensi baru yang belum tergarap maksimal.
Hal tersebut ditegaskan Winardi saat memimpin pembahasan realisasi pendapatan daerah bersama jajaran OPD. Ia menyoroti masih ditemukannya selisih cukup besar antara target dan capaian di sejumlah sektor, yang menurutnya harus menjadi bahan evaluasi mendalam.
“Yang perlu kita cari adalah potensi pendapatan baru. Kalau hanya membahas target dan realisasi, pembicaraan tidak akan ada habisnya. Yang lebih penting adalah bagaimana setiap OPD mampu menunjukkan peluang yang bisa dikembangkan,” ujar Winardi.
Winardi menekankan bahwa pembahasan pendapatan daerah harus melahirkan solusi konkret, salah satunya melalui pemetaan menyeluruh terhadap potensi yang ada. Meski pemerintah daerah telah memiliki landasan hukum yang kuat, inisiatif awal tetap harus datang dari OPD sebagai pihak yang memahami kondisi di sektor masing-masing.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar evaluasi kinerja tidak berhenti pada laporan semester pertama, mengingat masih ada waktu untuk memperluas pencapaian hingga akhir tahun anggaran. Komisi B DPRD Bontang pun mengusulkan agenda pembahasan khusus yang berfokus pada pemaparan potensi riil serta langkah konkret dari tiap OPD.
Melalui pendekatan progresif dan terobosan inovatif ini, Komisi B DPRD Bontang berharap kapasitas fiskal daerah dapat diperkuat demi menunjang kelancaran pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kota Bontang.
